Home > Perawatan Tubuh > Sehat dengan Lemon Detox Diet: Langsing dan Bebas Racun

Sehat dengan Lemon Detox Diet: Langsing dan Bebas Racun

March 29, 2013

Rekan Pembaca,

Wanita selalu inginkan tubuhnya. Diet itulah kata yang kemudian menjadi pilihan. Tapi apakah anda tahu bahwa ada diet yang juga bekerja dengan proses detoksifikasi alias membuang racun dalam tubuh??

Lemon detoks diet  jawabannya. Tapi mengapa diet jenis ini berbeda dengan diet biasa??

Cari tahu jawabannya yuuukkk…

Diet lemon berbeda dengan diet lainnya. Jika diet biasa berarti menghilangkan lemak, maka pada diet lemon, yang dihilangkan adalah cairan yang disimpan tubuh.

Diet lemon juga dikenal dengan diet detoksifikasi karena cairan yang dikeluarkan merupakan racun yang mengendap di dalam tubuh. Namun diet lemon tidak dianjurkan bagi mereka yang lemah karena butuh usaha keras untuk menjalankannya.

Ada berbagai manfaat detoksifikasi herbal dari diet lemon ini. Berikut manfaat dari diet lemon, seperti yang dikutip dari everydiet:

1. Memurnikan kelenjar dan sel.

2. Menghilangkan limbah dan bahan mengeras di sendi dan otot.

3. Meredakan tekanan dan iritasi pada saraf, arteri dan pembuluh darah.

Cara melakukan diet lemon adalah dengan meminum air putih sebanyak 8-12 gelas per hari. Selain air, minumlah campuran perasan jeruk lemon (dua sendok makan), sirup maple (dua sendok makan) dan air sebanyak 3-4 kali dalam sehari. Hindari konsumsi makanan padat kecuali sayur dan buah untuk memenuhi nutrisi dan serat.

Setelah mengetahui cara melakukan diet ini, maka bisa dibayangkan sulitnya menjalankan program diet. Oleh karena itu, hanya lakukan diet ini selama 4-5 hari saja.

Dalam beberapa buku dikatakan, setelah selesai melakukan diet ini, setidaknya setengah berat badan yang hilang akan kembali. Agar hal ini tidak terjadi, maka tetaplah melakukan diet setelah selesai dengan diet lemon, namun pilihlah diet yang sehat dengan memasukkan olahraga di dalam program diet.

Bagi Anda yang memiliki riwayat penyakit maag, sebaiknya hindari diet lemon atau berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda.

 

About these ads
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: